Kumpulan foto H Onnie S Sandi SE di Flickr.
Salam Persahabatan Oleh H Onnie S Sandi SE
Sebelumnya saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya pada para blogger sahabatku, karena sejak tanggal 7 November 2012, saya praktis tidak aktif sebaga blogger, hal ini semata-mata karena kesibukan saya sebagai kandidat yang harus keluar masuk desa untuk melakukan sosialisasi. Alhamdullilah kemarin tanggal 10 Desember 2012, adalah kampanye terakhir yang dilakukan oleh Kang Burhan dan saya berakhir.
Letkol ( Purn ) Burhan Fuad SE, MM - Tentang

N a m a : Letkol ( Purn ) Burhan Fuad SE MM
Tempat / Tgl Lahir : Purwakarta/ 22 Mei 1960
Alamat tempat tinggal : Jl. Suriadireja No. 78 RT. 050 RW. 006 Nagri Kaler Purwakarta
Alumni Akademi Militer : Tahun 1986.
Isteri : Maya Amalia Rice
Saatnya Berbuat....H Onnie S Sandi SE
Dengan mengucapkan Bismillahir Rohmanir Rohim……………saya pastikan melangkah untuk melakukan perubahan dengan mencalonkan dan berpasangan dengan Letkol ( Purn ) Burhan Fuad SE MM, untuk mengikuti Pemilukada Bupati/Wk Bupati Purwakarta, yang akan diselenggarakan pada tanggal 15 Desember 2012.
DPC Partai Demokrat Purwakarta, resmi mendaftarkan pasangan Burhan-Onnie

Ketua DPC Partai Demokrat Purwakarta-Toto Purwanto SE, Letkol (Purn) Burhan Fuad SE,MM dan H Onnie S Sandi SE
Pada tanggal 11 September 2012, DPC Partai Demokrat resmi mendaftarkan pasangan Balon Bupati/Wakil Bupati Purwakarta , Letkol ( Purn ) Burhan Fuad SE, MM dan H Onnie S Sandi SE. Proses pendaftaran di terima langsung Ketua KPUD Purwakarta Denny Chaidar.Acara pendaftaran Balon Bupati/Wk Bupati berlangsung sejak pukul 09.00 wib, di mulai dari DPC Partai Demokrat Purwakarta, menuju Masjid Agung Purwakarta untuk melaksanakan Sholat Dhuha. Setelah melaksanakan sholat Dhuha Letkol ( Purn ) Burhan Fuad SE.MM, melakukan orasi di halaman Masjid Agung, dan dalam orasinys mengajak masyarakat Purwakarta untuk berfikir cerdas dan mengedepankan hati nurani dalam melaksanakan pilihannya serta dapat melaksanakan pesta demokrasi tanpa rasa takut dengan senantiasa menjaga ketertiban, keamanan dan keutuhan masyarakat Purwakarta

Ketua DPC Partai Demokrat Purwakarta-Toto Purwanto SE, Letkol (Purn) Burhan Fuad SE,MM dan H Onnie S Sandi SE
Mengukur kadar Public Goods & Mixed Goods yang dilakukan oleh Kepala Daerah Oleh H Onnie S Sandi SE
Sesuai dengan teori Klasik Adam Smith ,Pemerintah harus memberi prioritas pada Public Goods dan Mixed Goods dan bukan Private goods, karena sesungguhnya pemerintah memiliki 3 fungsi yaitu dalam bidang hankamnas, keadilan sosial dan pekerjaan umum, dengan adanya pembagian otonomi daerah dimana fungsi Hankamnas, Luar Negeri dan Keuangan dikelola Pemerintah Pusat dan selebihnya dikelola dan menjadi kewajiban Pemerintah Daerah, maka kewajiban pimpinan daerah semakin besar untuk melaksanakan public goods dan mixed goods sesuai yang diamanatkan oleh UUD 45 yakni ;
- Ekonomi Pasal 33 ayat 2 UUD 45 yaitu cabang – cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara. Serta pasal 33 ayat 3, yaitu bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan digunakan untuk sebesar – besar kemakmuran rakyat.
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1433 H, Mohon Maaf Lahir & Bathin oleh H Onnie S Sandi SE
Jika sikap, tindakan dan langkahku membuat luka
Ucapan dan tulisanku membuat lara
Ijinkan dihari yang Fitri ini.
Dari lubuk hati yang paling dalam
Kumohon keikhlasan dan ketulusannnya
Untuk kiranya berkenan memberikan maaf lahir dan bathin
Taqobalallahu minna wa minkum
Minal Aidin wal Faizin
Mohon Maaf Lahir dan Bathin
Selamat Hari Raya Idul Fitri
1 Syawal 1433 H
Baca juga :
- Sebuah Ajakan untuk Masyarakat Purwakarta oleh H Onnie S Sandi SE.
- Tentang H Onnie S Sandi SE
- Integritas dan 3 Keahlian dasar yang harus dimiliki Pimpinan oleh H Onnie S Sandi SE
- The Leader of Future ( Peter F Drucker ) oleh H Onnie S Sandi SE
- Jenis dan Penyebab Korupsi. Oleh H Onnie S Sandi SE
- Catatan kecil tentang Incumbent Oleh H Onnie S Sandi SE
- Pudarnya sebuah khittah Oleh Onnie S Sandi SE
- Antara Pencitraan dan Realita Ki Demang Oleh H Onnie S Sandi SE
- Penerapan strategi Marketing dalam Pemilukada Oleh H Onnie S Sandi SE
Politisasi dan Politisi PNS oleh Nanang Purnama SE
Politisasi dan Politisi PNS, adalah dua istilah yang mengandung makna berbeda yakni politisasi PNS lebih berwakna ketidak berdayaan PNS melawan hegemoni kekuasaan sehingga melakukan tindakan yang sebenarnya bertentangan dengan kewajiban dan keinginan dirinya , sedangkan Politisi PNS lebih mencerminkan perilaku PNS yang secara sadar dan sengaja melakukan tindakan melawan hukum dengan melanggar Undang-Undang dan Peraturan dan terlibat secara langsung atau tidak langsung dalam kegatan politik praktis untuk memenangkan Petahana.
Integritas dan 3 keahlian dasar yang harus dimiliki Pimpinan Oleh H Onnie S Sandi SE
Pada saat ini banyak sekali tindakan korupsi yang dilakukan oleh pejabat baik di daerah maupun di pusat, hal ini terjadi menurut saya karena pemimpin tersebut tidak memiliki integritas yang baik. Pimpinan apabila diberikan kepada orang yang hanya mengandalkan kecerdasan intelektual semata tanpa memiliki integritas, tentu cenderung tidak bermanfaat buat organisasi maupun masyarakat, karena pemimpin seperti ini hanya berfikir bagaimana memuaskan kebutuhannya yang tidak terbatas, bagaimana membuat suatu proyek atau kegiatan yang bisa menambah pundi-pundi emasnya, bagaimana agar posisi dan kedudukannya aman dan kariernya terus bersinar,
The Leader Of Future ( Peter F Drucker ) oleh H Onnie S Sandi SE
Prinsip dasar kepemimpinan untuk masa akan datang yang menuntut keahlian dan kemampuan serta integritas yang tinggi, agar organisasi di Indonesia, baik swasta ,Pemerintah dan organisasi lainnya mampu berkompetisi ditengah iklim Globalisasi dan kompetisi yang semakin tajam. hanya organisasi yang memiliki syarat-syarat tertentu dan di pimpin oleh figure tertentu yang mampu membawa bangsa ini ke era persaingan antar negara. Menurut Peter F Drucker dalam bukunya The Leader Of Future adalah sbb;
1. Pemimpin harus mempunyai pengikut.
Pemimpin haruslah memiliki pengikut yang riel, loyal dan memiliki dedikasi yang tulus dan ikhlas melakukan apa yang diinginkan oleh pimpinannya dan juga senantiasa menjaga kehormatan dan kewibawaan pimpinannya, bukan pengikut quasi yang seolah-olah memiliki massa
Pemimpin haruslah memiliki pengikut yang riel, loyal dan memiliki dedikasi yang tulus dan ikhlas melakukan apa yang diinginkan oleh pimpinannya dan juga senantiasa menjaga kehormatan dan kewibawaan pimpinannya, bukan pengikut quasi yang seolah-olah memiliki massa
Sebuah Ajakan untuk Masyarakat Purwakarta Oleh H Onnie S Sandi SE
MEMULAI INISIATIF , INISIATIF MEMULAI
Apa artinya karakter tanpa inisiatif ????
Kemakmuran,
kemampuan dan keterjaminan ekonomi, kesamaan peluang dalam hak dan
kewajiban, keterbukaan dan pelibatan, bagaimanapun bukan merupakan
sebuah karakter, tetapi sebuah kondisi capaian yang hanya dapat ditempuh
dengan mau melakukan insiatif.
Sebagai
sebuah system kuantitatif dalam mana modal dan massa menjadi kunci
utama, demokrasi diakui cenderung meminggirkan dimensi kualitas sehingga
kerap menjadi lahan para avonturic, oportunis dan spekulan politik,
walhasil…… derap otonomi daerah tersendat.
Ulang Tahun Siapa, Siapa Ulang Tahun ????? Oleh Nanang Purnama SE
| Umbul-umbul ( Image by jatiluhuronline.com ) |
Ulang Tahun Siapa, Siapa Ulang Tahun?...Itulah pertanyaan besar pertama yang dilontarkan oleh sahabatku saat menginjakkan kakinya di Purwakarta. Sebagaimana diketahui bahwa saat ini Purwakarta tengah disibukkan dengan kegiatan dalam rangka memperingati Hari Jadi Purwakarta ke -181 dan Hari Jadi Kabupaten Purwakarta ke-44.Pertanyaan tersebut pantas diutarakan karena saat ini bertebaran umbul-umbul baik di instansi pemerintah, swasta dan dipinggir jalan protokol yang menunjukkan pada siapapun bahwa
Jenis dan penyebab Korupsi Oleh H Onnie S Sandi SE
Korupsi di negara kita sangat marak terjadi hampir di seluruh instansi pemerintah baik di pusat dan daerah, hal ini dapat
terjadi adalah karena integritas dari pegawai yang sangat rendah, system pemerintahan dan pengawasan yang tidak efektif ,sangsi hukum yang tidak memilki efek jera dan masyarakat sendiri yang memandang koruptor bukan pelaku kejahatan luar biasa, sehingga ada kecenderungan siapapun yang menduduki jabatan tertentu akan melakukan tindak pidana korupsi.
terjadi adalah karena integritas dari pegawai yang sangat rendah, system pemerintahan dan pengawasan yang tidak efektif ,sangsi hukum yang tidak memilki efek jera dan masyarakat sendiri yang memandang koruptor bukan pelaku kejahatan luar biasa, sehingga ada kecenderungan siapapun yang menduduki jabatan tertentu akan melakukan tindak pidana korupsi.
Adapun faktor penyebab terjadinya korupsi dalam suatu oganisasi dapat kita bedakan dalam 3 faktor bagaimana korupsi itu terjadi , yaitu ;
Kol. Inf. TNI-AD Bambang Purwono Sandi - Data Singkat
Kolonel Infanteri TNI-AD Bambang Purwono Sandi.
Tempat/Tanggal Lahir : Purwakarta, 22 Mei 1960.
Jabatan : Dosen SESKOAD
Agama : Islam.
Alumni Akabri : Tahun 1986.
Berita Terkait :
Netralitas PNS Oleh Kusdiyono
PENGALAMAN MASA LALU:
- Masa ORLA (1950-1965) jatuh bangunnya kabinet berdampak pd stabilitas kepegawaian
- Masa ORBA (1966-1997), PNS dijadikan alat politik utk mempertahankan ke kuasaan
- Masa Reformasi ditakutkan PNS dijadikan alat politik
DAMPAK KETIDAKNETRALAN PNS
Peran dan fungsi PNS sebagai alat pemersatu, pelayan, penyelenggara pemerintahan tidak ber-jalan
- Diskriminasi pelayanan
- Pengkotak-kotakan PNS
- Konflik kepentingan
- Tidak Profesional lagi
MENIMBANG NASIB KADERISASI PARTAI POLITIK Oleh : AS’ARI, S.Sos.I
MENIMBANG NASIB
KADERISASI PARTAI POLITIK Oleh : AS’ARI, S.Sos.I[1]
Banyak Partai
Politik yang bisa menciptakan kemampuan kompetitifnya, namun sedikit yang dapat
menjaga daya kompetitifnya sehingga berkesinambungan atau bertahan lama.
Kesalahan utamanya karena mereka tidak mampu memelihara dan menghasilkan
keunggulan kompetitif serta mewariskannya kepada generasi selanjutnya. Hal-hal
yang diwariskan itu tentulah tidak sekedar material tetapi kemampuaan yang
sifatnya non material. Warisan berbentuk non-materi dapat berbentuk
pengetahuan. Pengetahuan yang berguna untuk dirinya sendiri, masyarakat ataupun
organisasinya.
KARTELISASI VS KADERISASI Oleh : AS’ARI, S.Sos.I
PENDAHULUAN
Dalam konsteks daerah tentu
kita dapat melihat dengan jelas hiruk-pikuk perpolitikan. Siapa mendukung
siapa, siapa mendukung apa sampai ada yang mengalihkan dukungan darimana kepada
siapa. Tentu perbuatan tersebut tidak lepas dari motif dan tujuan orang
berpolitik. Sebenarnya motif dan tujuan orang berpolitik semestinya merujuk
kepada ketentuan-ketentuan yang berlaku. Ketentuan-ketentuan yang berlaku dapat
juga disebut sebagai landasan seseorang berpolitik, sehingga terjadi kemengertian-sadar
dalam berpolitik. Ini sesuai dengan
analisa Eep Saepullah Patah (26:1999)[2]
Toto Purwanto Sandi SE - Biodata
Jabatan : Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat
Alamat : JL.Sadang Permai Blok E No. 9 RT:003 RW:004 Kelurahan Ciseureuh Purwakarta Kabupaten Purwakarta Jawa Barat
Pendidikan Terakhir : Sarjana Ekonomi
Pengalaman Organisasi :
1. Wakil Ketua IRETA 1986
2. Ketua Relawan SBY "GMP" Purwakarta
3. Sekretaris Tim Kampanye Gabungan SBY- JK
4. Majelis Dzikir SBY
6. Wk Ketua OKP Pemuda Pancasila Kab. Purwakarta
Sekarang era incumbent kalah - Hidayat Nur Wahid
Sumber : http://megapolitan.kompas.com/
JAKARTA, KOMPAS.com - Hidayat Nur Wahid yakin dapat mengalahkan calon incumbent Fauzi
Bowo dalam Pilkada DKI Jakarta. Keyakinan Hidayat melihat realitas yang terjadi saat ini.
"Sekarang era incumbent kalah," kata Hidayat Nur Wahid di hadapan Komunitas Pasar, Jakarta, Senin (7/5/2012).
Hidayat lalu mengungkapkan pemilihan Presiden Perancis calon incumbent Nicolas Sarkozy kalah oleh rivalnya Francois Hollande. Kemudian Pilkada
ANTARA PENCITRAAN DAN REALITA KI DEMANG OLEH H. ONNIE S SANDI, SE
Menjelang berakhirnya masa jabatan Ki Demang, karena
berambisi kembali untuk tetap menjabat sebagai Pimpinan Daerah pada Periode
ke-2, Tahun 2013-2018 , maka kegiatan yang dilakukan lebih banyak diarahkan
pada kegiatan pencitraan dirinya dan melupakan tugas pokoknya sebagai Ki Demang
dalam memimpin suatu daerah. Hal ini dapat kita saksikan sejak awal tahun 2011.
Ki Demang selalu melakukan kegiatan dengan menggunakan dana APBD yang dibungkus
seolah-olah program sosialisasi pembangunan dan hampir dilakukan oleh seluruh
dinas ,instansi termasuk Kepala Desa, RW dan RT
melaksanakan kegiatan yang lebih diarahkan kepada pencintraan dirinya
agar memenangkan PEMILUKADA 2013,Ki Demang lupa bahwa dirinya adalah seorang
pimpinan daerah yang
Langganan:
Postingan (Atom)
































.jpg)




